>

Tata Cara Diet Golongan Darah O yang Benar dan Sehat

Diet Golongan Darah O – Setiap orang memiliki golongan darah yang berbeda-beda. Para ahli membagi golongan darah tersebut menjadi empat tipe, yakni golongan darah A, B, AB, dan O. Tidak hanya berbeda golongan saja, masing-masing dari tipe tersebut memiliki karakteristik yang berbeda.

Salah satu penggagas diet golongan darah yaitu Peter D’Adamo, seorang dokter naturopati yang sudah cukup terkenal di Amerika. Dia menyakini bahwa karakteristik golongan darah mempengaruhi sistem pencernaan seseorang. Inilah yang menjadi alasan kuat lahirnya diet golongan darah O, A, B, dan AB.

Bagaimana Karakteristik Golongan Darah O?

Sel darah merah dalam golongan darah O positif tidak memiliki karbohidrat antigen seperti pada golongan darah A, B, dan AB, tapi ia memiliki antigen tipe Rhesus. Ringkasnya golongan darah O memiliki sifat tubuh antara lain:
  • Secara fisik terbukti cukup kuat.
  • Sering memiliki masalah seputar berat badan, entah itu terlalu kurus ataupun kegemukan.
  • Sering mengalami kelelahan.
  • Lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi dan kolesterol.
  • Rentan mengalami gangguan lambung yang disebabkan karena tingginya kadar asam lambung.
  • Sistem kekebalan tubuh tergolong cukup baik. Namun meski demikian, pemilik golongan darah ini sangat rentan terkena radang sendi ataupun peradangan lain.

Nah, apakah kamu memiliki karakteristik seperti diatas?

Tata Cara Diet Golongan Darah O yang Benar dan Sehat

Dr. Peter D’Adamo mengemukakan golongan darah O adalah pemburu hewan laut, sebab golongan darah ini adalah yang paling tua dibandingkan dengan golongan darah lainnya.

Sehingga dapat disimpulkan kamu pemilik golongan darah O memiliki sistem pencernaan yang lebih kuat dalam mengolah makanan laut, yang notabenya tinggi akan kandungan protein hewani.

Meskipun memiliki sistem pencernaan yang lebih kuat, tapi tidak semua makanan bisa dikonsumsi. Dr. Peter D’Adamo menyarankan agar menghindari susu dan produk sejenisnya, karena golongan darah ini sangat rentan terkena masalah jantung dikemudian hari.

Menu Diet Golongan Darah O dari Dr. Peter D’Adamo

Pada dasarnya menu diet golongan darah ini dibagi menjadi tiga kategori, pertama makanan yang wajib dikonsumsi saat diet, makanan yang dikonsumsi dalam jumlah cukup (seminggu sekali atau dua kali saja), dan makanan yang harus dihindari karena bersifat racun jika masuk kedalam tubuh. 
Daging ikan salmon: menu terbaik diet golongan darah o
1. Daging

Daging harus diolah dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus, hindarilah mengonsumsi daging gorengan. Selain itu konsumsi juga tidak boleh melebihi 6 gram sehari, karena bisa menyebabkan hiperadisitas.

Daging yang termasuk menu wajib diet (sering):
  • Ikan salmon
  • Ikan sarden
  • Ikan haring
  • Ikan nila
  • Ikan kod
  • Ikan kembung
  • Daging sapi
  • Daging kerbau
  • Daging Kambing

Daging yang dikonsumsi dalam jumlah cukup:
  • Daging ayam, bebek, dan unggas lainnya
  • Daging kelinci
  • Ikan tongkol dan hiu
  • Kerang, kepiting, lobster, tiram, dan udang

Daging yang harus dihindari saat diet:
  • Daging babi
  • Daging gurita
  • Iklan lele
  • Daging angsa.

2. Sayuran

Meskipun cenderung menyerap protein hewani dari daging, tapi konsumsi sayur juga tak kalah penting untuk melancarkan metabolisme tubuhmu.

Sayuran termasuk menu wajib diet (sering dikonsumsi):
  • Brokoli
  • Bawang putih
  • Selada
  • Labu kuning
  • Lobak

Sayuran yang dikonsumsi dalam jumlah cukup:
  • Jahe
  • Bawang merah
  • Paprika
  • Lobak
  • Daun bawang
  • Labu
  • Tomat
  • Singkong Wortel
  • Seledri
  • Ketumbar
  • Timun
  • Timun jepang

Sayuran yang harus kamu hindari ketika diet:
  • Terong
  • Kembang kol
  • Jamur
  • Kentang

3. Buah-buahan

Agar tidak terjadi kekurangan nutrisi tubuh saat diet, sebaiknya perbanyak konsumsi buah-buahan. Tidak semua buah itu baik untuk diet golongan darah O. Patuhi aturannya untuk mendapatkan hasil terbaik.

Buah yang harus dikonsumsi ketika diet (sering):
  • Buah cerry, baik yang dijus ataupun tidak
  • Plum hijau

Buah yang dikonsumsi dalam jumlah wajar (cukup):
  • Buah berry dan sejenisnya
  • Buah pepaya
  • Apel
  • Pir
  • Persik
  • Mangga
  • Melon
  • Buah kaya vitamin C seperti jambu biji, kiwi, anggur, dsb.

Buah yang harus kamu hindari saat diet:
  • Beri hitam
  • Stroberi
  • Pisang raja
  • Kelapa
  • Blewah
  • Jeruk
  • Alpukat

3. Kacang-kacangan

Kacang yang dikonsumsi cukup saat diet:
  • Kacang hijau
  • Kacang hitam

Kacang yang harus kamu hindari:
  • Kacang merah
  • Kacang dari buncis

Arahan Jenis Olahraga Diet Golongan Darah O

Tidak hanya sekedar mengatur pola makan sehat saja, diet golongan darah juga disarankan mengenai bagaimana seseorang harus mengolah fisiknya.

Bagi kamu yang memiliki golongan darah O, akan sangat tepat apabila melakukan olahraga yang membutuhkan kekuatan. Misalnya seperti jogging, bersepeda, lompat tali, naik-turun tangga, dan sejenisnya.

Olahraga tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan, tapi lebih dari itu aktivitas fisik semacam ini juga baik untuk mengurangi lemak dalam tubuh.

Teori Diet Golongan Darah Dr. Peter D’Adamo

diet golongan darah o

Dr. Peter D’Adamo mengemukakan teori diet golongan darah tersebut kedalam sebuah bukunya yang berjudul “Eat Right For Your Type”. Inti dari teori yang dikemukakan beliau adalah, tiap golongan darah akan mencerna lektin (sejenis protein) secara berbeda.

Jika kandungan lektin tidak sesuai dengan golongan darah, maka dapat memicu berbagai masalah seperti perut kembung, peradangan, melambatnya metabolisme, dan bahkan penyakit kanker. Meskipun teorinya sudah cukup terkenal, tapi hingga sekarang belum ada bukti ilmiah dalam dunia kedokteran.

Hati-hati: Risiko Diet Golongan Darah

Diet golongan darah ini sebaiknya lebih diwaspadai jika diterapkan pada penderita penyakit tertentu, misalnya penyakit ginjal dan diabetes.

Perlu kamu ingat, cara diet golongan darah ini tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan, namun hanya berpaku pada satu faktor, yakni golongan darah. Selain itu, pola makan juga tidak mempertimbangkan faktor kolesterol dan tekanan darah seseorang.

Kemungkinan penurunan berat badan yang terjadi karena pelakunya mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan mengandung banyak gula. Ini berarti keberhasilan menurunkan berat badan bukan dari golongan darah, tapi pilihan makanan.

Risiko yang mungkin akan kamu alami saat melakukan diet golongan darah ini adalah kekurangan nutrisi. Misalnya saja osteoporosis yang muncul karena kekurangan kalsium, anemia karena kekurangan zat besi, dan berbagai defisiensi vitamin lainnya.

Oleh sebab itu, sebelum kamu menjalani diet golongan darah O diatas sebaiknya konsultasikan dulu kepada ahli gizi atau dokter untuk mendapatkan saran terbaik. Semoga bermanfaat..

Share: