>

14 Cara Mengatasi Insomnia Agar Tidur Lebih Nyenyak

Cara Mengatasi Insomnia atau Susah Tidur – Manusia pada dasarnya menghabiskan waktu sepertiga dari masa hidupnya untuk tidur. Menurut para ahli, tidur terbaik untuk seseorang berkisar antara 6 s.d 8 jam sehari. Insomnia merupakan gangguan pada saat memasuki waktu tidur, dimana kita akan susah mempertahankan tidur meskipun memiliki kesempatan untuk itu.

Cara Mengatasi Susah Tidur dengan Mudah

Gejala insomnia biasanya diikuti dengan gangguan fungsional ketika terbangun. Insomnia bukannya penyakit susah tidur, melainkan hanyalah sebuah gangguan saja. So, mulai sekarang jangan khawatirkan insomnia ya. Namun meski bukan penyakit, insomnia tetap saja membuat seseorang merasa kurang nyaman, apalagi jika berlangsung selama berhari-hari.

Jenis-Jenis Gangguan Insomnia

Secara garis besar insomnia diklasifikasikan menjadi tiga jenis yang berbeda, sesuai dengan gejala medis ataupun psikologis penderita. Adapun ketiga jenis tersebut antara lain:

- Insomnia temporer: gejalanya berlangsung cukup singkat, kurang dari seminggu saja. Biasanya insomnia ini disebabkan karena faktor stres.

- Insomnia akut: gejalanya berlangsung kurang lebih sekitar 1 bulanan. Penderita akan sangat sulit untuk memulai tidur atau mempertahankan tidurnya meskipun sebetulnya kondisi memungkinkan.

- Insomia kronis: gejala susah tidur berlangsung lebih dari 1 bulan. Karena jarang tidur, penderita biasanya akan mengalami halusinasi dan melihat hal-hal yang aneh.

Cara Menghilangkan Insomnia Agar Tidur Lebih Nyenyak Tanpa Obat

1. Jangan minum alkohol beberapa jam sebelum tidur

Banyak yang menganggap alkohol dapat membuat tidur seseorang menjadi nyenyak. Memang benar alkohol dapat membuat kamu merasa ngantuk, tapi tidak untuk tidur pulas semalaman. Bahkan kondisi insomnia kamu akan diperparah lagi dengan munculnya halusinasi nggak jelas akibat alkohol.

Maka dari itu, usahakan jangan minum wine atau koktail beberapa jam sebelum tidur. Ingat, alkohol bukan cara terbaik untuk mengatasi insomnia. Justru alkohol itulah yang bisa memperburuk kondisi susah tidur kamu!

2. Jauhi kafein setelah pukul 14.00 sore hari

Saya yakin kamu sudah tau efek konsumsi kafein. Yup, minuman berkafein dapat mengakibatkan seseorang menjadi susah tidur, apalagi jika kafein yang ia konsumsi dalam kadar tinggi seperti pada kopi hitam.

Minuman kafein tak hanya kopi saja, tapi minuman jenis lain seperti soda, minuman energi, dan bahkan teh pun juga mengandung kafein. Diperlukan waktu beberapa jam agar kafein dalam tubuh hilang, oleh karenanya hindari kafein setelah memasuki pukul 14.00 sore hari.

3. Hindari situasi stres di malam hari

Bagi kebanyakan orang, ini jauh lebih mudah diucapkan dari pada dilakukan. Mulai sekarang luangkan waktumu untuk mengurangi stres setelah beraktivitas seharian penuh, khususnya ketika memasuki waktu tidur.

Salah satu cara terbaik mengobati insomnia adalah pergi ke tempat tidur dengan pikiran tenang dan jernih tanpa beban (stres). Kalau saya (pribadi), lebih suka mendengarkan musik bergenre slow (misal reggae) 2 jam sebelum tidur, ini membuat 
saya menjadi lebih tenang hehe.

4. Pergi untuk tidur lebih awal

Mungkin cara mengatasi insomnia satu ini bertentangan dengan seseorang yang mengalami susah tidur, sebab mereka harus menghabiskan waktu lebih banyak di kamar jika harus pergi tidur lebih awal.

Meski terlihat bertentangan, tapi pergi tidur 30 menit lebih awal sambil membaca buku sangat efektif untuk mengatasi insomnia. Jangan sekali-kali menggunakan waktu itu untuk bekerja di depan laptop dan merevisi laporan.

5. Buat suasana kamar lebih nyaman

Kamar yang berantakan dan kotor sangatlah berpengaruh terhadap kualitas tidur seseorang. Bagi laki-laki mungkin kamar berantakan adalah hal biasa. Akan tetapi, bila akhir-akhir ini kamu mengalami susah tidur sebaiknya buat kamar menjadi lebih nyaman lagi.

Rapikan baju-baju dan benda yang berserakan dalam kamar. Buatlah kamar seakan-akan bisa membuat hati lebih lega, bukannya tertekan. Bila perlu, ganti poster dan warna cat dinding sesuai dengan selera masing-masing.

6. Posisikan tubuh lebih baik

Kadang terbangun di tengah malam secara tiba-tiba juga bisa disebabkan karena posisi tubuh kurang pas, terutama pada bagian leher dan kepala. Oleh sebab itu, usahakan tidur dengan posisi leher yang netral, tidak terlalu ketinggian dengan tubuh ataupun terlalu rendah.

Nabi Muhammad SAW menyarankan posisi tidur terbaik adalah berbaring ke arah kanan, bukan kiri. Posisi ini akan membuat otak menjadi lebih rileks, lambung lebih cepat menyerap makanan, dan bahkan bisa mencegah maag (menurut penelitian).

7. Hindari cahaya pada saat tidur

Saya sendiri sangat tidak menyukai cahaya terlalu terang dalam kamar. Biasanya saya akan mematikan lampu ketika ingin tidur. Ya meski gelap dan menyeramkan, tapi cara ini sangat efektif untuk mengatasi insomnia.

Nah bagi kamu yang sering mengalami susah tidur, sebaiknya kurangi cahaya lampu dalam kamar. Selain membantu mengobati insomnia, ternyata mematikan lampu juga baik bagi kesehatan. Sebab, cahaya berlebihan saat tidur menurut para ahli bisa mengakibatkan kanker.

8. Hindari melihat ke arah jam

Mungkin beberapa diantara kamu memilih memasang jam dinding dalam kamar tidur, dengan tujuan agar bisa terbangun tepat waktu. Akan tetapi, sebetulnya ini justru akan membuat kamu susah tidur alias insomnia, apalagi jika jam dinding tersebut berhadapan langsung dengan pandangan saat tidur.

9. Menetralisir suara

Suara kendaraan, anjing menggonggong, tetesan keran, jam dinding, dan sebagainya dapat menyita banyak waktu tidur kamu. Oleh sebab itu, sebaiknya netralisir suara-suara yang terdengar tersebut ketika kamu hendak tidur. Misalnya dengan menutup kamar rapat-rapat dan memakai penutup telinga alias ear plugs.

10. Banyak minum air putih dan susu

Susah tidur salah satunya juga bisa disebabkan karena tubuh dehidrasi alias kekurangan cairan. Idealnya kita wajib mengonsumsi air putih minimal 2 liter sehari atau 8 gelas. Semakin banyak mengonsumsinya maka akan semakin baik bagi kesehatan.

Jika kamu jarang minum, berarti insomnia yang kamu alami disebabkan karena kekurangan cairan. Untuk mengatasinya, lebih baik konsumsi air putih sebanyak mungkin, bila perlu tambah dengan susu.

11. Mandi air hangat

Tahukah kamu sebenarnya mandi air hangat bisa membuat pikiran lebih rileks? Menurut penelitian uap panas yang dihasilkan oleh air dapat merileksasi otot-otot dan saraf dalam tubuh, sehingga membuat kita merasa lebih nyaman.

Inilah solusi bagi kamu yang mengalami insomnia. Cobalah meluangkan waktu 30 menit untuk mandi air panas. Bila perlu, campur air tersebut dengan mawar dan gunakan untuk berendam. Konon, air rendaman mawar dapat membuat pikiran lebih rileks.

12. Cuci kaki dan muka

Pernahkah kamu mencuci kaki sebelum tidur? Bila belum pernah, sebaiknya mulai sekarang lakukan kebiasaan tersebut. Walau sepele, tapi mencuci kaki dengan air hangat sebelum tidur sebenarnya cukup efektif untuk mengatasi susah tidur. Air hangat dapat membuat kaki lebih ringan dan saraf pusat menjadi lebih tenang. Langsung saja buktikan sendiri!

13. Olahraga teratur

Secara tak langsung, olahraga sebenarnya dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Semakin banyak aktivitas fisik yang kamu lakukan, maka akan semakin besar tuntutan tubuh untuk beristirahat. Kedaan tubuh yang lelah sehabis olahraga inilah yang akan membuat kamu tertidur nyenyak di malam hari. Maka dari itu, luangkan waktu 30 menit di pagi hari untuk berolahraga ya.

14. Jangan lupa sholatnya

Ini nih yang paling penting! Sebelum tidur sebaiknya pastikan kamu (yang beragama Islam) sudah melakukan sholat Isya’. Gerakan-gerakan sholat Isya’ ternyata secara tak langsung dapat melancarkan peradaran darah menuju otak, sehingga membuat pikiran lebih tenang dan rileks.

Sedangkan bagi kamu yang sering terbangun tengah malam, misalnya jam 01.00-03.00, lebih baik lakukan sholat malam alias tahajud, bukannya update status di sosmed hehe. Selain dapet pahala, kamu juga akan tertidur lebih nyenyak sampai subuh datang loh.


Bagaimana, mudah sekali bukan? seperti itulah cara mengatasi insomnia agar tidur lebih nyenyak sampai pagi. Sangat tidak disarankan bagi kamu mengonsumsi obat tidur. Meski hasilnya luar biasa, tapi itu sangat tidak baik bagi kesehatan jangka panjang. Semoga bermanfaat!

Jika bermanfaat, mohon di share ya.
Share: