>

10 Tanda Orang Beresiko Terkena Diabetes Melitus

Indikasi seseorang beresiko terkena diabetes
Ketahui tanda sseorang beresiko diabetes


Tanda Orang Beresiko Terkena Diabetes Melitus – Diabetes bisa dikatakan menjadi penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat dunia untuk saat ini, setelah penyakit jantung dan obesitas.

Penyakit diabetes terkenal sebagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan, dan bahkan pembunuh nomor 4 di dunia. Tetapi penyakit tersebut bisa dikontrol dengan menerapkan pola hidup yang sehat.

Tidak hanya golongan orang dewasa saja yang beresiko diabetes, tetapi sekarang ini remaja dan bahkan anak-anak pun juga memiliki peluang yang sama untuk menderita diabetes.

Seperti yang telah dilansir dari besthealthmag.ca, berikut setidaknya ada sekitar 10 tanda seseorang lebih beresiko terkena penyakit diabetes.

Tanda Orang yang Beresiko Terkena Diabetes Melitus


Makanan penyebab diabetes melitus
Suka makan manis beresiko diabetes 


1. Anda yang kelebihan berat badan (obesitas)

Dari banyaknya penderita diabetes di muka bumi ini, sekitar 85 % mereka mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Kelebihan lemak pada bagian perut akan menyebabkan seseorang lebih beresiko terkena penyakit diabetes.

Kandungan lemak yang tinggi di dalam tubuh (terutama perut), secara tidak langsung akan menyebabkan gangguan pada sirkulasi darah, gangguan tersebut akan semakin parah apabila Anda tidak segera melakukan program diet penurunan berat badan.


2. Anda yang jarang melakukan olahraga rutin

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang cukup baik sekali untuk menjaga daya tahan tubuh (imunitas). Tanpa berolahraga berbagai macam penyakit akan sangat mudah menyerang tubuh kita.

Selain bermanfaat untuk menjaga daya tahan, olahraga ternyata juga mampu menurunkan resistensi hormon insulin dan meningkatkan sensitivitas hormon tersebut.

Dengan menurunkan resitensi ini, maka secara otomatis Anda tidak akan mudah terserang yang namanya penyakit diabetes, khususnya untuk diabetes melitus tipe 2. Oleh sebab itu, mulai sekarang mulailah olahraga secara rutin agar Anda tidak beresiko terkena diabetes.

3. Anda yang hobi konsumsi makanan manis

Tanda orang beresiko terkena diabetes yang kedua adalah hobi makan manis, berlemak, dan siap saji. Makanan-makanan tersebut memang cukup nikmat di lidah, terlebih akan semakin nikmat apabila dikonsumsi saat perut kosong.

Akan tetapi sebenarnya makanan manis, berlemak, dan siap saji itu tidak baik bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi makanan-makanan tersebut, Anda juga akan lebih beresiko terkena penyakit diabetes melitus.

Selain meningkatkan resiko diabetes, makanan-makanan tersebut dapat pula meningkatkan berat badan Anda secara drastis. Coba bayangkan berapa kerugian yang Anda dapatkan setelah mengonsumsi makanan tersebut? oleh sebab itu hindari dari sekarang juga.

4. Riwayat keluarga dan etnis

Menurut besthealthmag.ca, seseorang yang berasal dari golongan riwayat keluarga sebagai penderita diabetes melitus tipe 2, maka mereka akan lebih beresiko sebesar 6x dari pada masyarakat dari golongan non-penderita.

Apakah Anda berasal dari riwayat keluarga sebagai penderita diabetes? Jika hal tersebut benar, maka Anda harus lebih berhati-hati. Sebab Anda lebih beresiko terkena diabetes dari pada teman-teman yang lain.

Namun tidak perlu khawatir, meskipun Anda berasal dari riwayat keluarga sebagai penderita, Anda tetap bisa mencegah diabetes tersebut dengan cara selalu menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi kebiasaan-kebiasaan buruk pemicu diabetes.

Selain berasal dari riwayat keluarga, para ahli juga berpendapat bahwa ada beberapa etnis/suku yang lebih beresiko terkena diabetes dari pada yang lain. etnis tersebut antara lain Aborigin, Asia, Asia Selatan, Afrika, dan Hispanik.

5. Wanita dengan kondisi tertentu

Wanita bisa dikatakan cukup retan sekali terkena penyakit diabetes, mungkin hal ini disebabkan karena wanita lebih jarang berolahraga dari pada seorang pria.

Selain itu, wanita dengan kondisi tertentu juga lebih beresiko terkena penyakit diabetes dari pada wanita yang lain. kondisi tertentu ini antara lain seperti wanita yang menderita sindrom ovarium polikistik.

Sebab wanita dengan kondisi tersebut memiliki ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan siklus mentruasi tidak teratur dan meningkatkan kadar gula dalam darah.

Tidak hanya wanita denngan kondisi menderita sindrom ovarium polikistik saja, tetapi seorang ibu yang telah melahirkan seorang bayi gemuk (lebih dari 4 kg) juga beresiko terkena penyakit diabetes yang lebih besar.

Ibu yang melahirkan bayi gemuk, pada dasarnya mereka memiliki gestasional diabetes, yakni sebuah diabetes yang hanya muncul saat masa kehamilan. 

Lebih mencengangkan lagi, ibu tersebut beresiko 7x lebih besar terkena diabetes dari pada masyarakat pada umumnya.

6. Anda yang selalu berkebiasaan buruk

Kebiasaan-kebiasaan buruk seperti begadang, konsumsi alkohol, merokok, dan sebagainya sangatlah tidak baik bagi kesehatan tubuh. bahkan menurut beberapa ahli dan dokter, kebiasaan buruk tersebut dapat meningkatkan resiko Anda terkena penyakit diabetes.

Kebiasaan buruk tersebut akan menyebabkan sistem metabolisme dalam tubuh menjadi terganggu. Setelah terganggu, organ pankreas akan mengalami resistensi hormon insulin. Hingga pada akhirnya gula tidak dapat dipecah dan berada di dalam peredarah darah dengan jumlah melebihi batas.

7. Anda yang selalu stres setiap harinya

Jangan anggap sepele kondisi stres, sebab stres bisa mengakibatkan Anda lebih beresiko terkena penyakit diabetes. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kondisi stres dapat meningkatkan produksi gula dalam tubuh secara optimal, yang mana gula berlebih inilah yang nantinya akan meningkatkan resiko terkena diabetes.

Tidak hanya akan menyebabkan munculnya penyakit diabetes saja, tetapi kondisi stres, galau, dan bahkan depresi juga bisa menyebabkan Anda lebih beresiko terkena penyakit jantung yang mematikan.


8. Anda yang selalu kerja lembur

Bekerja memang merupakan sebagian dari ibadah (menurut Islam). akan tetapi bekerja secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan tubuh, salah satunya menyebabkan resiko terkena diabetes lebih besar.

Bekerja lembur sampai larut malam secara otomatis akan meningkatkan produksi gula berlebih. Sebab saat kita lembur, tubuh memerlukan energi yang lebih banyak dari pada biasanya. Energi terbesar yang bisa kita dapatkan dari makanan adalah gula.

9. Anda yang sudah berumur 40 tahun keatas

Tanda seseorang beresiko diabetes berikutnya adalah berusia 40 tahun keatas. Meskipun diabetes dikatakan bisa menyerang kebanyakan anak muda, khusunya diabetes tipe 2. Akan tetapi faktanya banyak sekali penderita diabetes yang berasal dari golongan 40 tahun keatas.

Usia 40 tahun keatas biasanya mengalami penurunan dalam hal pola hidup sehat, mereka banyak melakukan aktivitas-aktivitas yang pasif. Seperti hanya tidur-tiduran tanpa melakukan olahraga, konsumsi makanan dengan kalori tinggi, dan masih banyak lagi. kebiasaan seperti inilah yang memicu munculnya diabetes pada usia 40 tahun keatas.

10. Anda yang jarang berkonsultasi ke dokter

Meskipun hanya sekedar berkonsultasi ke dokter, hal tersebut sangatlah efektif untuk mencegah diabetes. Sebab dengan memeriksakan kadar gula darah secara rutin ke dokter/ahlinya, kita bisa mengetahui besarnya resiko terkena penyakit kencing manis tersebut.

Selain itu, melalui pemeriksaan kadar gula tersebut kita juga bisa melakukan langkah-langkah pencegahan diabetes yang tepat, manaka kadar gula yang kita miliki cukup tinggi. dengan demikian, resiko diabetes dapat diturunkan.
Itulah beberapa indikasi dan tanda orang lebih beresiko terkena diabetes. 

Sebelum Anda terserang penyakit diabetes, lebih baik lakukanlah pencegahan mulai dari sekarang juga. Sekian informasi yang dapat saya sampaikan, apabila ada pertanyaan ataupun yang lainnya silahkan berkomentar di kolom yang telah saya sediakan.


Share: